Pesona Kawah Galunggung Tetap Menawan, Wisatawan Padati Destinasi Wisata di Awal Agustus 2026
TASIKMALAYA, KALIBERNEWS.ID — Kawasan wisata Kawah Galunggung di Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kembali dipadati wisatawan pada Minggu, 9 Agustus 2026. Cuaca cerah dan udara sejuk menjadi salah satu daya tarik yang membuat masyarakat memilih kawasan wisata alam tersebut sebagai tujuan berlibur bersama keluarga.
Kawah Galunggung menawarkan panorama alam pegunungan yang asri dengan udara sejuk serta suasana yang relatif tenang. Kondisi tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari aktivitas sehari-hari.

Sejak memasuki kawasan wisata, pengunjung disambut gerbang bertuliskan “Selamat Datang di Kawasan Wisata Kawah Galunggung”. Bendera Merah Putih yang berkibar di sekitar kawasan turut memberikan nuansa tersendiri bagi wisatawan yang datang menikmati salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Tasikmalaya tersebut.
Untuk memasuki kawasan wisata, pengelola menetapkan tarif yang cukup terjangkau. Berdasarkan informasi tarif yang tersedia di kawasan, wisatawan domestik dikenakan biaya masuk sebesar Rp17.000 per orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar Rp72.000 per orang. Sementara itu, tarif kendaraan roda dua sebesar Rp3.000 dan kendaraan roda empat Rp6.000.
Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas dan layanan yang tersedia, di antaranya area berkemah, parkir bermalam, serta fasilitas sepeda gunung. Beragam fasilitas tersebut memberikan pilihan bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan wisata.
Wisatawan yang berkunjung tidak hanya berasal dari Kabupaten Tasikmalaya dan daerah sekitarnya. Pengunjung juga datang dari berbagai wilayah di Jawa Barat hingga daerah lainnya di Indonesia.
Salah seorang wisatawan yang datang bersama keluarganya mengaku merasa nyaman menikmati suasana Kawah Galunggung.

«“Sangat nyaman berwisata di sini. Alamnya masih terjaga, udaranya segar, dan tarifnya juga jelas serta terjangkau,” ujarnya.»
Dari sisi pengelolaan, kawasan wisata Kawah Galunggung yang disebut dikelola oleh PT Perhutani Alam Wisata (Palawi) terus diarahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.
Aktivitas pariwisata di kawasan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran wisatawan membuka peluang usaha bagi warga, mulai dari pedagang makanan dan minuman, penyedia jasa pemandu, hingga pelaku usaha transportasi lokal.
Dengan potensi alam yang dimiliki, Kawah Galunggung tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk berwisata, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi bagian penting agar keindahan Kawah Galunggung tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Kawah Galunggung pun diharapkan terus menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Tasikmalaya yang mampu memberikan pengalaman berwisata yang nyaman sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
(Edeng)






