Polsek Pagimana Kedepankan Pendekatan Humanis, Perkara Warga Diselesaikan Secara Damai

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;

Polsek Pagimana Kedepankan Pendekatan Humanis, Perkara Warga Diselesaikan Secara Damai

Banggai, KALIBERNEWS.ID_ Polsek Pagimana patut mendapat apresiasi atas langkah humanis dalam menyelesaikan persoalan yang melibatkan masyarakat.

Perkara antara pihak pelapor dan terlapor berhasil diselesaikan secara damai melalui pendekatan persuasif pada Rabu (12/8/2026).

Penyelesaian perkara tersebut berlangsung di ruang Polsek Pagimana Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

Proses mediasi dipimpin oleh Aipda Bahri Lekeng selaku KASPK Polsek Pagimana, yang mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar terbaik atas persoalan yang terjadi.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

Dalam proses mediasi, pihak pelapor dan terlapor duduk bersama tanpa adanya ketegangan.

Dengan suasana yang kondusif, kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan serta mencari titik temu guna mengakhiri permasalahan secara kekeluargaan.

Pihak yang terlibat dalam perkara tersebut diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Luwuk Utara dan Desa/Kelurahan Pakoa, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai.

Pendekatan yang dilakukan Aipda Bahri Lekeng menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan masyarakat tidak selalu harus berujung pada konflik berkepanjangan.

Dengan komunikasi yang baik dan mengedepankan prinsip keadilan serta kekeluargaan, persoalan dapat diselesaikan secara damai.

Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan berorientasi pada terciptanya keamanan serta ketenteraman masyarakat.

Sikap humanis dalam menangani persoalan warga juga diharapkan dapat terus dipertahankan oleh jajaran kepolisian, sehingga kehadiran aparat benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Penyelesaian secara damai tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa komunikasi dan musyawarah dapat menjadi jalan terbaik dalam meredam persoalan di tengah masyarakat.

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *