BOGOR, KALIBERNEWS.ID — Pemerintah Kecamatan Cijeruk bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor terus menggencarkan Program Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di sejumlah desa.
Program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui sistem jemput bola, warga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang jauh-jauh ke kantor pelayanan Disdukcapil.
Camat Cijeruk, Sobar Mansoer, mengatakan program pelayanan jemput bola mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Tingginya antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan pelayanan di Desa Sukaharja yang mencatat ratusan layanan administrasi kependudukan.
“Program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan ini masih terus berlangsung. Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup tinggi, seperti yang terlihat saat pelaksanaan di Desa Sukaharja.
Ini menunjukkan bahwa pelayanan seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat karena lebih dekat dan memudahkan warga dalam mengurus dokumen kependudukan,” ujar Sobar Senin (31/8/2026).
Berdasarkan rekapitulasi hasil pelaksanaan Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Sukaharja, tercatat sebanyak 328 layanan diberikan kepada masyarakat.
Adapun layanan tersebut terdiri dari Akta Kematian sebanyak 10 layanan, Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 135 layanan, Kartu Keluarga (KK) sebanyak 43 layanan, Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 57 layanan, serta layanan gabungan Akta Kematian, KIA dan KK sebanyak 18 layanan.
Selain itu, tercatat pula 5 layanan Akta Kelahiran serta layanan gabungan Akta Kematian dan KIA sebanyak 60 layanan.
“Totalnya ada 328 layanan di Desa Sukaharja. Ini tentu menjadi catatan positif sekaligus menunjukkan antusiasme masyarakat untuk melengkapi administrasi kependudukan mereka,” jelas Sobar.
Menurutnya, kelengkapan dokumen administrasi kependudukan sangat penting bagi masyarakat karena berbagai dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam mengakses sejumlah pelayanan publik dan program pemerintah.
Sobar menegaskan, pelayanan jemput bola akan terus dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setelah pelaksanaan di Desa Sukaharja, kegiatan tersebut akan menyasar desa-desa lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Cijeruk.
“Harapan kami masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan ini dengan sebaik-baiknya. Pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dekat dengan masyarakat dan tentunya gratis tanpa dipungut biaya,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah desa ikut berperan aktif dalam menyosialisasikan jadwal pelayanan kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut dinilai penting agar warga yang membutuhkan pelayanan dapat mengetahui jadwal serta mempersiapkan persyaratan administrasi yang diperlukan.
Program Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan Cijeruk dijadwalkan menyasar sembilan desa, yakni Desa Sukaharja, Tanjungsari, Cipicung, Cipelang, Cibalung, Cijeruk, Palasari, Warungmenteng, dan Tajurhalang.
Dengan adanya pelayanan langsung ke desa, masyarakat diharapkan semakin mudah mendapatkan layanan administrasi kependudukan secara cepat dan efisien.
Program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki dan memperbarui dokumen kependudukan sesuai dengan kondisi terbaru.
“Kami berharap program ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan pelayanan yang semakin dekat, kita ingin tidak ada lagi warga yang kesulitan mengurus dokumen administrasi kependudukan,” pungkas Sobar.
Reporter: Novitasari






