BEKASI, KALIBERNEWS.ID — Kontestasi pemilihan Kepala Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, mulai menghadirkan berbagai gagasan dan visi dari para calon. Salah satunya Rofi Alawi, calon Kepala Desa Bojongsari nomor urut 1 yang membawa semangat perubahan serta komitmen untuk membangun desa secara bersama-sama.
Rofi Alawi tampil sebagai sosok pemuda yang ingin memberikan warna baru dalam pembangunan Desa Bojongsari. Ia menilai bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam berbagai sektor pembangunan.
Dengan mengusung semangat “Mari kita wujudkan perubahan yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Bojongsari,” Rofi menegaskan bahwa perubahan yang diharapkan bukan sekadar slogan dalam momentum pemilihan kepala desa.
Menurutnya, perubahan harus diwujudkan melalui program yang terencana, keterbukaan dalam pemerintahan desa, serta pembangunan yang melibatkan masyarakat.
Tiga Pilar Utama
Dalam visi yang ditawarkannya, Rofi Alawi mengedepankan tiga pilar utama sebagai dasar dalam membangun Desa Bojongsari.
Pertama, Pemuda Berani Tampil.
Rofi ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda Desa Bojongsari untuk berkarya, berkreasi dan mengambil bagian dalam pembangunan desa. Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar yang apabila diarahkan dengan baik dapat menjadi kekuatan penting bagi kemajuan desa.
Kedua, Membangun Bersama.
Rofi menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Musyawarah, komunikasi dan partisipasi warga menjadi hal yang menurutnya harus terus diperkuat agar setiap kebijakan dan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketiga, Sejahtera Semua.
Pembangunan desa, kata Rofi, harus memberikan manfaat secara merata kepada seluruh masyarakat. Tidak boleh ada warga yang merasa tertinggal atau tidak mendapatkan manfaat dari program pembangunan desa.
Perubahan Harus Bisa Dirasakan Masyarakat
Rofi Alawi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan perubahan hanya sebagai janji politik. Ia ingin setiap gagasan yang disampaikan dapat diwujudkan menjadi program nyata apabila mendapat kepercayaan masyarakat.
“Kami tidak ingin perubahan hanya menjadi kata-kata. Perubahan harus terlihat, terasa, dan membawa manfaat nyata bagi setiap warga, dari yang paling muda hingga yang paling tua,” ujar Rofi Alawi.
Ia juga berharap momentum pemilihan Kepala Desa Bojongsari dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pilihan berdasarkan visi, program, serta komitmen calon dalam membangun desa.
Sebagai calon dari kalangan pemuda, Rofi berharap dapat membuktikan bahwa generasi muda juga mampu mengambil tanggung jawab dalam pemerintahan desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan menciptakan suasana pemilihan yang aman, damai dan demokratis.
Baginya, pembangunan Desa Bojongsari ke depan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku usaha serta seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat tersebut, Rofi Alawi mengajak masyarakat Desa Bojongsari untuk bersama-sama mewujudkan desa yang lebih maju, harmonis dan memiliki tingkat kesejahteraan yang semakin baik.
“Coblos nomor 1 — Rofi Alawi. Bojongsari Maju, Kita Semua Sejahtera.”
Reporter: Aep Saepudin






