Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026 Putaran Pertama Resmi Digelar di Sirkuit Tegal Laja Sukabumi, Diikuti 400 Starter

SUKABUMI, KALIBERNEWS.ID – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat 2026 Putaran Pertama resmi digelar di Sirkuit Tegal Laja, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (19/9/2026).

Ajang olahraga otomotif tersebut diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah dan menjadi salah satu wadah bagi para pebalap untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di dunia grasstrack.

Kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi sejumlah pihak, di antaranya Owner CPRT H. Deni Saputra, S.H., B2SPEED Cikembar yang diketuai H. Helmy, serta RM Cahaya Sari Sumedang. Pembukaan Kejurda turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Surade serta jajaran Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat.

Ketua Panitia Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026, Deny Ferdianto, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa putaran pertama tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para pembalap. Tercatat kurang lebih 400 starter mengikuti berbagai kelas yang dipertandingkan.

“Putaran pertama kita gelar hari ini. Insyaallah putaran kedua akan dilaksanakan November di Sumedang, kemudian putaran ketiga atau final di Sirkuit Manangel Palabuhanratu, Sukabumi,” ujar Deny.

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga grasstrack masih memiliki peminat yang cukup besar, khususnya di kalangan generasi muda. Peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Barat, tetapi juga terdapat peserta dari luar Jawa Barat.

Deny menjelaskan, Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026 merupakan hasil kolaborasi lintas daerah antara Bogor, Sukabumi dan Sumedang. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan secara mandiri oleh para pihak yang terlibat dalam kolaborasi tersebut.

Sementara pemerintah, kata dia, memberikan dukungan dari sisi administratif melalui rekomendasi dan perizinan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan tertib dan sesuai ketentuan.

Selain menjadi arena kompetisi, Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026 juga memiliki tujuan lebih luas, yakni menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui olahraga otomotif.

Menurut Deny, dunia olahraga otomotif dapat menjadi salah satu ruang positif bagi anak-anak dan remaja untuk menyalurkan minat, bakat serta energi mereka. Bahkan, peserta dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, termasuk pembalap usia dini.

“Kami sengaja memberikan panggung kepada generasi muda untuk mengembangkan prestasi non-akademik. Kami berharap prestasi mereka di dunia otomotif dapat menjadi bagian dari portofolio prestasi,” katanya.

Ia menegaskan, Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat bukan semata-mata mengenai persaingan di lintasan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpembalap, tim, komunitas serta masyarakat dari berbagai daerah.

Melalui kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas, diharapkan muncul pembalap-pembalap muda yang memiliki kemampuan serta mental bertanding yang baik.

Deny juga berharap semakin banyak pihak yang bersedia mengambil peran dalam pengembangan olahraga grasstrack dan motocross, terutama untuk pembinaan generasi muda usia sekolah.

“Kita berharap akan muncul CPRT-CPRT lainnya yang dapat mendorong perkembangan grasstrack dan motocross bagi usia sekolah. Yang paling utama, semua peserta selamat, aman dan semuanya senang,” pungkasnya.

CPRT Dukung Pembinaan Pembalap Muda

Sementara itu, Owner CPRT H. Deni Saputra, S.H., yang menjadi salah satu sponsor utama kegiatan, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026.

Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk ikut mendorong perkembangan olahraga otomotif sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.

Deni menilai, keberadaan event olahraga seperti Kejurda Grasstrack memiliki peran penting karena dapat menjadi wadah bagi para pembalap untuk berkompetisi secara sehat sekaligus menyalurkan minat dan bakat ke arah yang positif.

“Kami dari CPRT tentu sangat mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan Kejurda Grasstrack ini bisa berjalan sukses, aman dan lancar, serta melahirkan pembalap-pembalap muda berprestasi dari Jawa Barat,” ujarnya.

Ia berharap penyelenggaraan Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat dapat terus berkembang dan semakin banyak menarik peserta dari berbagai daerah pada putaran-putaran berikutnya.

“Kami ingin olahraga otomotif ini terus berkembang. Yang terpenting adalah sportivitas, keselamatan dan kebersamaan. Semoga seluruh peserta bisa memberikan penampilan terbaiknya dan pulang dengan selamat,” tambahnya.

Dengan jumlah peserta mencapai kurang lebih 400 starter pada putaran pertama, Kejurda Grasstrack IMI Jabar 2026 di Sirkuit Tegal Laja diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga otomotif di Jawa Barat.

Selain melahirkan bibit-bibit pembalap baru, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperluas jaringan silaturahmi antarkomunitas otomotif dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan prestasi di bidang olahraga otomotif.

Setelah putaran pertama di Sukabumi, rangkaian Kejurda Grasstrack IMI Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlanjut pada putaran kedua di Sumedang pada November mendatang, sebelum kemudian memasuki putaran final yang direncanakan berlangsung di Sirkuit Manangel, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Herman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *