BOGOR, KALIBERNEWS.ID – Manajemen Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Bogor memberikan klarifikasi sekaligus hak jawab terkait informasi yang sebelumnya beredar mengenai dugaan pungutan liar (pungli) serta persoalan dalam pelaksanaan pembangunan ruang kelas baru di lingkungan madrasah.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk perimbangan informasi kepada masyarakat sekaligus untuk memberikan penjelasan dari pihak madrasah atas sejumlah informasi yang berkembang. Manajemen MAN 4 Bogor berharap masyarakat dapat memperoleh keterangan secara utuh sebelum menarik kesimpulan terhadap persoalan yang diberitakan.
Kepala MAN 4 Bogor, Deden, melalui pihak manajemen menegaskan bahwa pihak madrasah menghormati setiap kritik, informasi maupun masukan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, setiap persoalan perlu diklarifikasi dengan menghadirkan keterangan dari pihak-pihak terkait agar pemberitaan maupun informasi yang diterima publik tetap berimbang.
“Setiap kegiatan di madrasah kami upayakan berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas. Kami juga sangat terbuka apabila ada pihak yang ingin mendapatkan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya,” ujar pihak manajemen MAN 4 Bogor.
Pengelolaan Pendidikan Diklaim Mengikuti Mekanisme
Terkait pengelolaan pendidikan, termasuk sarana dan prasarana, pihak MAN 4 Bogor menyampaikan bahwa berbagai kebijakan dan kegiatan di lingkungan madrasah dilaksanakan melalui mekanisme yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, pihak madrasah juga menyebut adanya koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk komite madrasah.
Manajemen MAN 4 Bogor menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengelolaan madrasah secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak madrasah juga menyatakan terbuka terhadap pertanyaan maupun permintaan penjelasan dari masyarakat. Namun, komunikasi diharapkan dilakukan secara baik dengan mengacu pada data dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pembangunan Ruang Kelas Baru Terus Dipantau
Mengenai pembangunan ruang kelas baru, pihak MAN 4 Bogor menjelaskan bahwa proses pekerjaan masih terus mendapatkan perhatian dan pemantauan dari pihak madrasah.
Manajemen menyampaikan bahwa pihak pelaksana pembangunan telah diingatkan untuk memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 selama proses pekerjaan berlangsung.
Pemantauan dilakukan agar kegiatan pembangunan dapat berjalan secara aman dan tertib serta memperhatikan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan. Aspek keselamatan kerja menjadi bagian yang kami perhatikan agar proses pembangunan berjalan aman dan lancar,” jelasnya.
Menurut pihak madrasah, pembangunan ruang kelas baru merupakan bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik dan nyaman bagi peserta didik.
Luruskan Informasi Terkait Pertemuan dengan Insan Pers
Selain mengenai pembangunan, pihak MAN 4 Bogor juga memberikan penjelasan terkait adanya pertemuan dengan sejumlah pihak, termasuk pimpinan media dan pengurus organisasi profesi.
Menurut pihak manajemen, pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi serta komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers dan organisasi profesi.
Pihak MAN 4 Bogor membantah apabila pertemuan tersebut dimaknai sebagai bentuk pemberian uang maupun tindakan lain yang bertentangan dengan ketentuan.
“Pertemuan itu merupakan bagian dari komunikasi dan silaturahmi. Kami ingin menyampaikan informasi secara terbuka sekaligus menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak,” ungkap pihak manajemen.
Pihak madrasah berharap hubungan komunikasi antara lembaga pendidikan, masyarakat dan insan pers dapat terus dibangun secara profesional. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap persoalan yang muncul diharapkan dapat diklarifikasi secara langsung sehingga tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.
Tetap Fokus Meningkatkan Mutu Pendidikan
Di tengah berkembangnya informasi mengenai MAN 4 Bogor, pihak manajemen menegaskan bahwa madrasah akan tetap fokus menjalankan tugas utamanya dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada para peserta didik.
Manajemen juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua dan wali siswa, untuk memperoleh informasi secara utuh dan berimbang sebelum mengambil kesimpulan terhadap suatu persoalan.
Menurut pihak madrasah, keterbukaan komunikasi menjadi salah satu cara untuk menyelesaikan setiap persoalan secara proporsional dengan memberikan ruang kepada seluruh pihak untuk menyampaikan keterangan sesuai fakta dan kapasitas masing-masing.
“Yang terpenting bagi kami adalah proses pendidikan tetap berjalan dengan baik. Kami ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa,” pungkasnya.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk hak jawab dan perimbangan informasi atas pemberitaan sebelumnya. Dengan adanya penjelasan dari pihak MAN 4 Bogor, masyarakat diharapkan dapat melihat persoalan secara objektif serta memberikan ruang kepada seluruh pihak terkait untuk menyampaikan keterangan masing-masing.
(Red)






