KAUR, KALIBERNEWS.ID — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kecamatan Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Seorang siswa sekolah dasar (SD) berusia 10 tahun bernama Sutama dilaporkan hanyut di aliran Sungai Padang Guci pada Rabu (14/10/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, peristiwa nahas tersebut bermula ketika korban sedang bermain di sekitar aliran sungai. Diduga tergelincir, korban kemudian hanyut terbawa arus sungai.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pencarian dan meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk mengevakuasi korban.
Setelah berhasil ditemukan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Padang Guci Hilir untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya pertolongan tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat, terlebih korban masih berusia belia dan tercatat sebagai siswa kelas III sekolah dasar.
Saat ini, jenazah korban disemayamkan di rumah duka yang berada di Desa Talang Jawi I, Kecamatan Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur. Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah direncanakan dimakamkan di pemakaman umum Desa Talang Jawi I setelah prosesi pemakaman keluarga selesai dilaksanakan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai. Kondisi aliran sungai yang berpotensi membahayakan perlu menjadi perhatian bersama guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Reporter: Abun HR.






