KaliberNews.id, Sukaraja, Bogor — Pemerintah Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, melaksanakan pembangunan jembatan desa di Kampung Pabuaran Hilir, RT 001/RW 005, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan menunjang kelancaran aktivitas masyarakat,Selasa 20 Oktober 2026.
Pembangunan tersebut didanai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Berdasarkan informasi pada papan kegiatan, jembatan yang dibangun memiliki panjang 15 meter dan lebar 3 meter, dengan alokasi anggaran sebesar Rp700.000.000, termasuk pajak.
Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukatani dengan masa pengerjaan selama 90 hari kerja.
Kepala Desa Sukatani, Suhendar,mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan yang memadai diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus menunjang kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat setempat.
“Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk meningkatkan infrastruktur dan mempermudah akses masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga serta menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujar Suhendar.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan yang sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, dan ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap pekerjaan ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kualitas, dan memperhatikan aspek keselamatan. Anggaran yang telah dialokasikan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
TPK Diharapkan Menjaga Kualitas Konstruksi
Dalam pelaksanaannya, TPK Desa Sukatani bertanggung jawab menjalankan kegiatan pembangunan sesuai rencana dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Penggunaan material, tahapan konstruksi, serta ketepatan waktu pengerjaan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar pembangunan dapat terlaksana sesuai ketentuan.
Perwakilan TPK Desa Sukatani menyampaikan bahwa pihaknya berupaya melaksanakan pekerjaan berdasarkan perencanaan yang telah ditentukan, dengan memperhatikan kualitas material dan tahapan pembangunan.
“Dalam pelaksanaan pekerjaan, kami berupaya mengikuti perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Kami juga memperhatikan kualitas material dan tahapan konstruksi agar pembangunan jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar perwakilan TPK Desa Sukatani.
Koordinasi antara pemerintah desa, TPK, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan. Pengawasan terhadap pekerjaan juga menjadi bagian penting untuk memastikan hasil konstruksi sesuai dengan ketentuan teknis.
Diharapkan Beri Manfaat Jangka Panjang
Pembangunan jembatan di Kampung Pabuaran Hilir menjadi salah satu bentuk peningkatan sarana dan prasarana perdesaan yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses yang lebih baik.
Melalui dukungan Bankeu Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026, pemerintah desa diharapkan mampu mengoptimalkan pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan dan prioritas wilayah,Selain mendukung kelancaran mobilitas warga, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Transparansi penggunaan anggaran, kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis, serta pertanggungjawaban pekerjaan menjadi aspek penting yang perlu dikedepankan agar pembangunan infrastruktur desa memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dengan pelaksanaan yang terencana dan pengawasan yang memadai, pembangunan jembatan Desa Sukatani diharapkan dapat menjadi sarana penghubung yang bermanfaat dan mendukung peningkatan kualitas infrastruktur perdesaan.(DM)






