Kades Ciadeg Turun Tangan, Pak Amin yang Dirumorkan Sebatang Kara Ternyata Masih Memiliki Kerabat Dekat

BOGOR, KALIBERNEWS.ID – Rabu, 4 November 2026. Persoalan kondisi rumah yang dihuni Pak Amin di Kampung Lengis, RT 01/RW 09, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Desa Ciadeg.

Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu, bersama Camat Cigombong turun langsung meninjau kondisi rumah Pak Amin sekaligus menelusuri sejumlah kendala yang selama ini menjadi hambatan dalam pengajuan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dalam peninjauan tersebut terungkap bahwa rumah yang ditempati Pak Amin merupakan rumah peninggalan almarhum Pak Ubad, ayahnya. Bangunan tersebut kini dihuni oleh beberapa keluarga dari anak-anak almarhum Pak Ubad.

Selain itu, informasi mengenai Pak Amin yang selama ini dirumorkan hidup sebatang kara juga perlu diluruskan. Pasalnya, Pak Amin ternyata masih memiliki kerabat dekat, salah satunya Ujang Munawar alias Doyok, mantan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kondisi rumah yang dihuni beberapa keluarga dalam satu bangunan menjadi salah satu kendala dalam proses pengajuan bantuan renovasi. Terlebih, dokumen kepemilikan tanah masih tercatat atas nama almarhum Pak Ubad sehingga diperlukan kesepakatan dari keluarga yang memiliki hak atas tanah dan bangunan tersebut.

Sebelumnya, Pak Amin diketahui pernah menerima sejumlah bantuan, di antaranya kompor gas dan peralatan memasak. Ia juga tercatat mendapatkan bantuan sosial berupa beras melalui program pemerintah.

Sementara itu, pengajuan bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebelumnya belum dapat memenuhi persyaratan administrasi. Salah satu kendalanya berkaitan dengan dokumen kepemilikan tanah yang masih atas nama almarhum ayahnya.

Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu, menjelaskan bahwa pemerintah desa akan berupaya menjalin komunikasi dengan saudara-saudara Pak Amin yang masih memiliki hak atas rumah dan tanah warisan tersebut.

Menurutnya, musyawarah dan kesepakatan keluarga menjadi langkah penting agar pengajuan bantuan perbaikan rumah dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, Wahyu Rahayu menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam melihat kondisi tempat tinggal warganya. Sebagai bentuk kepedulian, ia berencana memberikan bantuan secara pribadi berupa material bangunan, yang juga akan didukung melalui swadaya.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi rumah Pak Amin agar dirinya dan keluarga bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, sembari menunggu penyelesaian persoalan administrasi dan kesepakatan keluarga.

Pemerintah Desa Ciadeg berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui musyawarah kekeluargaan sehingga upaya perbaikan rumah Pak Amin dapat segera direalisasikan.

Kepedulian pemerintah desa dan dukungan berbagai pihak diharapkan menjadi jalan keluar agar warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk memperoleh hunian yang layak.

Reporter; Aten BM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *