BEKASI, KALIBERNEWS.ID — Puluhan wartawan yang tergabung dalam kesatuan profesi menggelar aksi solidaritas bersama di salah satu lokasi di Jawa Barat, Kamis (8/10/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebebasan pers serta perlindungan terhadap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Dalam aksi tersebut, para wartawan menyuarakan pesan bahwa wartawan bukanlah musuh pejabat.
Mereka menegaskan bahwa kerja jurnalistik merupakan bagian dari upaya menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
Para peserta aksi juga menyampaikan penolakan terhadap berbagai bentuk perlakuan yang dinilai dapat menghambat tugas jurnalistik, mulai dari intimidasi, penghinaan terhadap profesi wartawan, hingga pengusiran jurnalis ketika sedang melakukan peliputan.
“Wartawan bukan musuh pejabat! Pers bekerja untuk publik!” seru koordinator aksi yang kemudian diikuti oleh peserta lainnya.
Menurut peserta aksi, hubungan antara wartawan dan pejabat publik seharusnya dibangun berdasarkan komunikasi, keterbukaan informasi, serta saling menghormati. Wartawan memiliki tugas untuk mencari, memperoleh, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara profesional.
Dalam aksi solidaritas tersebut, sejumlah tuntutan disampaikan, antara lain:
Menolak segala bentuk intimidasi terhadap wartawan;
Menolak penghinaan terhadap profesi jurnalistik;
Menolak pengusiran jurnalis ketika menjalankan tugas peliputan;
Mendukung kebebasan pers yang sehat dan bertanggung jawab.
Selain itu, para wartawan juga mendorong adanya klarifikasi dan evaluasi secara menyeluruh terhadap setiap persoalan yang berkaitan dengan perlakuan kepada awak media.
Mereka juga meminta agar pejabat publik dan seluruh pihak yang berkaitan dengan pelayanan informasi tetap mengedepankan etika, keterbukaan, serta penghormatan terhadap kerja jurnalistik.
Para peserta aksi berharap perlindungan terhadap wartawan dapat diwujudkan secara nyata, sehingga awak media dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa tekanan maupun perlakuan yang dapat menghambat proses peliputan.
Aksi solidaritas tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan demokrasi. Pers memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.
Para wartawan menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan informasi yang benar, transparan, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
WARTAWAN BUKAN MUSUH PEJABAT!
PERS BEKERJA UNTUK PUBLIK!
AKSI SOLIDARITAS AWAK MEDIA SE-JAWA BARAT
Tolak Intimidasi
Tolak Penghinaan
Tolak Pengusiran
Dukung Kebebasan Pers
HORMATI KERJA JURNALISTIK!
Editor: Aep Saepudin






