Halaqah Gabungan Hidayatullah Sulteng zona 3: Perkuat Kepemimpinan, Teguhkan Al-Qurโ€™an, sebagai Pedoman Hidup (31/10/2026)

Halaqah Gabungan Hidayatullah Sulteng zona 3: Perkuat Kepemimpinan, Teguhkan Al-Qurโ€™an, sebagai Pedoman Hidup
(31/10/2026)

๐™ƒ๐™„๐˜ฟ๐˜ผ๐™”๐˜ผ๐™๐™๐™‡๐™‡๐˜ผ๐™ƒ, ๐™†๐˜ผ๐™‡๐™„๐˜ฝ๐™€๐™๐™‰๐™€๐™’๐™Ž.๐™„๐˜ฟโ€“ Hidayatullah Sulawesi Tengah(Sulteng) menggelar Halaqah Gabungan dengan tema โ€œMembangun Ummat, Menggapai rindho Allahโ€ di Hidayatullah Poso.

Kegiatan yang di laksanakan 1 malam full ini diikuti sekitar 30an peserta dihadiri oleh kader Hidayatullah dari Sulawesi Tengah zona 3 (poso, ampana, bangkep, morut & morowali). Halaqah gabungan ini merupakan forum belajar bersama dengan sisten halaqoh besar yang pimpinpin langsung oleh DMW.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulteng, Ust. Sarmadani karani SE, saat memberikan arahan pembuka mengatakan, terselenggaranya acara ini merupakan cermin soliditas para kader sekaligus momentum konsolidasi program pembangunan Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah Sulteng.

โ€œIni momen mahal, bukan hanya untuk mendapatkan transformasi ilmu agama dan penguatan wawasan kelembagaan dari para orang tua kita di DMW, tetapi sekaligus menjadi ajang temu kangen sesama kader agar tetap solid, karena itu semua kader wajib ikut acara ini,โ€ ungkapnya.

Terdapat 3 agenda dalam kegiatan tersebut, yakni halaqoh gabungan zona 3, acara akad nikah Ust. Edy Susanto dan dipenghujung kegiatan, para peserta mengikuti pertandingan futsal sebagai ajang mempererat kebersamaan dan kekompakan dai se zona 3.

Al-Qurโ€™an sebagai Pedoman Hidup dan Pembangun Peradaban

Dalam sesi Lailatul ijtima zona 3 ini, Ust Muhaimin. Mewakil Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah Sulteng, hadir sebagai pemateri utama dengan tema โ€œAl-Qurโ€™an sebagai Pedoman Hidup dalam Membangun Peradaban Islam.โ€

“Beliau menjelaskan bahwa manusia merupakan makhluk yang memiliki dua dimensi, yakni fisik dan spiritual. Manusia memiliki pilihan untuk beriman atau kufur, yang masing-masing membawa konsekuensi dalam kehidupan akhirat, berupa surga atau neraka.

Menurutnya, manusia yang tidak mengisi dimensi spiritualnya dengan nilai-nilai Al-Qurโ€™an berpotensi terjerumus dalam perilaku yang jauh lebih buruk.

Lantas, bagaimana manusia menjadikan Al-Qurโ€™an sebagai pedoman hidup?

Ust Muhaimin menjelaskan bahwa langkah pertama adalah mempelajari Al-Qurโ€™an, membacanya, memahami makna yang terkandung di dalamnya, serta mengajarkan kandungannya sebagaimana pembelajran tadi yang langsung di pandu oleh ust ali murtadha.

Dengan demikian, Al-Qurโ€™an tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi, tetapi juga landasan dalam membangun kepemimpinan, menguatkan kelembagaan, dan mewujudkan peradaban Islam. (๐™๐™š๐™™๐™–๐™ ๐™จ๐™ž)ย 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *