KUA Padang Guci Hilir Berbenah, Bangun Pagar Kantor Secara Swadaya dengan Semangat Gotong Royong

KAUR, KALIBERNEWS.ID – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, terus menunjukkan perubahan positif di bawah kepemimpinan Turiski Liantara, S.Ag.

Berbagai upaya pembenahan dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas administrasi hingga penataan lingkungan kantor demi menciptakan suasana pelayanan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.


Perubahan tersebut terlihat saat media Kalibernews.id memantau kondisi dan kegiatan di lingkungan KUA Padang Guci Hilir pada Kamis (8/10/2026). Salah satu pembenahan yang menjadi perhatian adalah pembangunan pagar tembok kantor yang dilaksanakan melalui inisiatif bersama, dengan mengedepankan semangat swadaya dan gotong royong seluruh staf.

Pembangunan pagar tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak selalu menjadi penghalang untuk melakukan perubahan. Dengan mengandalkan kebersamaan, kepedulian, serta semangat bekerja sama, jajaran KUA Padang Guci Hilir berupaya memperbaiki kondisi lingkungan kantor agar terlihat lebih rapi, indah, dan tertata.

Proses pengerjaan pagar dilakukan secara bersama-sama oleh para staf. Kegiatan tersebut turut digerakkan oleh Sahudi Masnya, S.Pd.I, bersama Saleh Mandani, S.H., yang berperan dalam mendorong semangat kebersamaan demi terwujudnya lingkungan kantor yang lebih baik.

Sebelumnya, kondisi kantor yang relatif terbuka dinilai masih perlu mendapatkan penataan. Melalui pembangunan pagar tembok tersebut, lingkungan kantor kini terlihat lebih tertata dan memiliki batas yang lebih jelas. Pembenahan ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan pegawai dalam menjalankan tugas sekaligus memberikan kesan positif kepada masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.

KUA sebagai salah satu unit pelayanan publik di bidang keagamaan memiliki peran penting dalam melayani kebutuhan masyarakat, termasuk urusan pencatatan pernikahan, bimbingan perkawinan, konsultasi keluarga, serta berbagai layanan keagamaan lainnya sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Oleh karena itu, kondisi lingkungan kantor yang bersih, rapi, dan nyaman menjadi salah satu aspek pendukung dalam menciptakan pelayanan yang baik.

Kepala KUA Padang Guci Hilir, Turiski Liantara, S.Ag., mengatakan bahwa pembangunan pagar tersebut merupakan wujud inisiatif dan kepedulian bersama seluruh jajaran terhadap lingkungan kerja.
“Ini adalah bentuk inisiatif dan kepedulian kami bersama. Dengan anggaran yang minim, bukan berarti kita tidak bisa berbuat. Kami berusaha mengerjakannya sendiri secara bergotong royong demi menciptakan kenyamanan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Turiski Liantara.

Menurutnya, semangat kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun lingkungan kerja yang lebih baik. Ia berharap upaya sederhana tersebut dapat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab seluruh pegawai terhadap fasilitas kantor, sehingga pembenahan dapat terus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Selain memperbaiki tampilan fisik kantor, semangat gotong royong tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kekompakan antarpegawai. Dengan adanya kerja sama yang baik, berbagai pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efektif, sementara suasana kerja yang harmonis diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Langkah pembenahan yang dilakukan jajaran KUA Padang Guci Hilir tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Inisiatif membangun pagar kantor secara swadaya dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas pelayanan publik sekaligus contoh nyata bahwa kebersamaan dapat menghasilkan perubahan positif.
Masyarakat berharap pembenahan lingkungan kantor dapat terus dilanjutkan, seiring dengan peningkatan mutu pelayanan yang diberikan kepada warga. Dengan demikian, keberadaan KUA tidak hanya menjadi tempat untuk mengurus berbagai keperluan administrasi keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pelayanan yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.

Sahudi Masnya, S.Pd.I., berharap semangat kemandirian dan kekompakan yang ditunjukkan oleh jajaran KUA Padang Guci Hilir dapat menjadi inspirasi bagi kantor KUA lainnya, khususnya di wilayah Kabupaten Kaur.
Ia menilai, kerja sama dan kepedulian seluruh pegawai merupakan faktor penting dalam mendukung pembenahan fasilitas kantor.

Meskipun dilakukan secara bertahap dan dengan keterbatasan anggaran, upaya tersebut menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari inisiatif sederhana yang dilaksanakan secara bersama-sama.

“Harapan kami, semangat kebersamaan ini bisa terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi KUA lainnya. Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk berbenah, menjaga kekompakan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian harapannya.

Pembenahan KUA Padang Guci Hilir menjadi gambaran bahwa budaya gotong royong masih memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat dan lingkungan kerja. Dengan mengutamakan kebersamaan, kepedulian, serta tanggung jawab, penataan fasilitas kantor dapat dilakukan secara bertahap demi menunjang pelayanan publik yang lebih baik.

Ke depan, masyarakat berharap perubahan positif tersebut tidak hanya terlihat dari sisi bangunan, tetapi juga terus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, kedisiplinan, transparansi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Reporter: Abun HR.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *