Reses di Pedalaman Morowali Utara, Muhammad Safri Janji Bangun Rumah Adat Suku Taa Wana

Reses di Pedalaman Morowali Utara, Muhammad Safri Janji Bangun Rumah Adat Suku Taa Wana

Morowali Utara, KALIBERNEWS.ID – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Safri, melaksanakan kegiatan reses sekaligus silaturahmi bersama masyarakat Desa Lijo, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan reses tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Lijo. Sekitar 80 warga hadir dan mengikuti pertemuan yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendengarkan program serta komitmen wakil rakyat mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Safri menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat Suku Taa Wana yang berada di wilayah pedalaman.

Salah satu komitmen yang disampaikan Safri adalah rencana pembangunan Rumah Adat Suku Taa Wana di Desa Lijo. Ia menyatakan akan segera mengupayakan agar pembangunan rumah adat tersebut dapat direalisasikan.

“Rumah Adat untuk masyarakat Suku Taa Wana akan kami perjuangkan dan segera diupayakan untuk didirikan,” ujar Muhammad Safri dalam pidatonya di hadapan masyarakat.

Pernyataan tersebut sontak mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Suasana pertemuan pun berubah menjadi penuh kegembiraan setelah Safri menyampaikan komitmennya terkait pembangunan Rumah Adat Suku Taa Wana.

Masyarakat yang hadir bersorak dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muhammad Safri atas kepeduliannya terhadap keberadaan serta kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman.

Bagi masyarakat Desa Lijo, rencana pembangunan Rumah Adat tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga dinilai memiliki arti penting dalam menjaga identitas, budaya, serta warisan leluhur Suku Taa Wana.

Melalui kegiatan reses tersebut, Muhammad Safri berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

(Liputan: Sunardin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *