Semarak Maulid Nabi di Tanasumpu, Santri TPA An-Nur Unjuk Kebolehan dalam Ajang Tilawah, Puisi, dan Rabana
πππ’π€π¨ππ‘ππ©π€, ππΌπππ½ππππππ.ππΏβ Suasana khidmat bercampur semangat kompetisi terpancar dari lingkungan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) An-Nur, Desa Tanasumpu, Kecamatan Mamosalato, pada Ahad (23/8/2026). Dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, puluhan santri tampil memukau dalam serangkaian lomba keagamaan yang diselenggarakan oleh pengurus TPA setempat.
Acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sebuah perayaan spiritual untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui lantunan ayat suci dan karya sastra religi.

Tiga kategori lomba yang dipertandingkan yakni Lomba Tilawah Al-Qur’an, Lomba Baca Puisi Islami, dan Lomba Rabana (seni tabuh rebana), berhasil menyita perhatian warga dan orang tua santri yang hadir memadati lokasi.
Ketua Panitia TPA An-Nur, Ibu Nur Hasanah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi dini para santri sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an dan seni budaya Islam sejak usia dini.
“Kami berharap melalui ajang ini, para santri tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an secara tartil, tetapi juga mampu menghayati makna di balik setiap ayat dan syair yang mereka bawakan,” ujar Nur Hasanah dalam sambutannya.
Kompetisi berlangsung ketat namun sportif, Para peserta Tilawah menampilkan kemampuan maqam dan tajwid yang mumpuni, sementara lomba puisi menghadirkan pembacaan karya-karya yang menyentuh hati tentang kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw.
Puncak kemeriahan terasa saat sesi Lomba Rabana, di mana kekompakan dan irama pukulan alat musik tradisional tersebut membangkitkan semangat audiens.
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh jajaran pengurus TPA An-Nur yang bekerja keras mempersiapkan segala teknis pelaksanaan.
Selain Ibu Nur Hasanah sebagai Ketua, tim solid ini melibatkan Vivi Oktaviani sebagai Sekretaris, serta Yulia Herawati yang bertindak sebagai Bendahara.
Dari sisi pendampingan teknis, peran para guru ngaji sangat krusial dalam membimbing para santri.

Ust. Suhaidi, S.Pd., bersama Ibu Ami dan Ulfa, terlihat sigap memberikan arahan terakhir kepada para peserta sebelum naik ke panggung, memastikan setiap penampilan berjalan lancar dan sesuai kaidah.
Dukungan moral dan materiil juga mengalir deras dari pihak sponsor, termasuk Bapak Parno M Barjo, yang turut berkontribusi demi kelancaran acara.
Kehadiran para tokoh masyarakat dan orang tua santri menambah semarak suasana, menjadikan momen Maulid Nabi Saw tahun ini sebagai ajang silaturahmi yang hangat bagi warga Desa Tanasumpu.
Dengan berakhirnya rangkaian lomba ini, TPA An-Nur berharap dapat terus konsisten menjadi pusat pendidikan karakter dan agama bagi anak-anak di wilayah Mamosalato, serta melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
(Liputan: Sunardin Wartawan Kalibernews.id)






