Warga dan Lembaga Adat Suku Taa Desa Opo Siapkan Aksi Damai, Konflik Agraria dengan PT CAS Kembali Disorot
BUNGKU UTARA-MORUT, KALIBERNEWS.ID _Persoalan agraria yang melibatkan masyarakat dengan PT Cipta Agro Sejati (CAS) kembali menjadi perhatian.
Lembaga Adat Suku Taa Desa Opo bersama para petani dari Desa Opo, Ueruru, dan Boba berencana menggelar aksi damai untuk menyuarakan aspirasi terkait persoalan agraria yang dinilai belum menemukan penyelesaian.
Rencana tersebut disampaikan melalui Surat Pemberitahuan Aksi Damai yang ditujukan kepada Kapolres Morowali Utara melalui Kapolsek Bungku Utara.
Dalam surat itu disebutkan, konflik agraria antara masyarakat dan PT CAS disebut masih menyisakan persoalan yang membutuhkan penyelesaian.
Pihak Lembaga Adat Suku Taa Opo dan para petani menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum sekaligus upaya masyarakat untuk mencari keadilan atas persoalan yang mereka hadapi.
Aksi damai tersebut direncanakan berlangsung pada Senin, 21 September 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, dengan lokasi sasaran di Desa Opo, Dusun Makoto, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara.
Dalam surat pemberitahuan, jumlah massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 100 orang.
Adapun perlengkapan yang akan digunakan antara lain sound system, kendaraan roda dua dan roda empat, serta spanduk dan poster.
Surat tersebut juga mencantumkan bahwa rencana aksi dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Lembaga Adat Suku Taa Opo dan para petani berharap penyampaian aspirasi tersebut dapat menjadi bagian dari proses penyelesaian persoalan agraria yang selama ini mereka perjuangkan.
KaliberNews.id akan terus mengikuti perkembangan rencana aksi tersebut, termasuk respons dari pihak perusahaan, pemerintah daerah, maupun aparat keamanan terkait persoalan yang disampaikan masyarakat.
( 𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞 )






