BOGOR – Komitmen Persaudaraan Wartawan Online (PWO) dalam menjalankan misi kemanusiaan kembali membuahkan hasil nyata. Rumah milik Udin, warga Kampung Legok Nyenang, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni, kini telah selesai direnovasi dan siap ditempati bersama keluarganya.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak awal dari program sosial bedah rumah yang digagas PWO dengan target merenovasi tujuh rumah milik warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Bogor. Hingga pertengahan Juli 2026, dua unit rumah telah masuk dalam program tersebut. Satu rumah telah selesai dibangun, sedangkan satu rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan di Kampung Leuwi Sapi, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin.
Ketua PWO, Ujang Maturidi, menegaskan bahwa program bedah rumah tersebut terlaksana sepenuhnya berkat kepedulian para sponsor dan donatur yang memberikan bantuan dalam bentuk material bangunan. Ia memastikan tidak ada penggunaan dana pemerintah maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
“Program ini murni lahir dari kepedulian para sponsor yang memberikan bantuan berupa material bangunan. Tidak ada dana APBD yang digunakan. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan insan pers mampu menghadirkan perubahan nyata bagi warga yang membutuhkan,” ujar Ujang, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, rampungnya pembangunan rumah pertama menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Sinergi yang terjalin antara insan pers, para sponsor, dan para dermawan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
“Keberhasilan ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga penerima manfaat agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman, sehat, dan bermartabat,” tambahnya.
Sementara itu, Udin tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas bantuan yang diterima. Rumah yang sebelumnya mengalami banyak kerusakan dan tidak lagi memberikan rasa aman, kini telah berubah menjadi hunian yang layak bagi keluarganya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PWO dan seluruh sponsor yang telah membantu membangun rumah kami. Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah layak ditempati. Semoga semua kebaikan yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkap Udin penuh haru.
PWO juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sponsor, donatur, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga program bedah rumah dapat berjalan dengan baik. Kontribusi berupa material bangunan dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan.
Ujang menambahkan, program kemanusiaan tersebut tidak akan berhenti pada dua rumah saja. Saat ini masih terdapat lima rumah warga yang telah masuk dalam daftar penerima bantuan dan menunggu proses renovasi berikutnya.
“Kami berharap semakin banyak perusahaan, pelaku usaha, komunitas, maupun masyarakat yang bersedia ikut berkolaborasi. Dengan dukungan yang lebih luas, lima rumah lainnya dapat segera dibangun sehingga semakin banyak keluarga yang bisa merasakan manfaat dari program ini,” katanya.
Program bedah rumah yang diinisiasi Persaudaraan Wartawan Online menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan semangat gotong royong.
Tanpa bergantung pada anggaran pemerintah, program ini diharapkan mampu terus menghadirkan hunian yang layak, meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menebarkan kepedulian kepada sesama.
Reporter: DM






