Bupati Kaur Gusril Pausi Serahkan Tali Asih kepada Keluarga Sutama, Bocah 10 Tahun Korban Tenggelam di Sungai Padang Guci

KAUR, KALIBERNEWS.ID – Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga yang tertimpa musibah, Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum Sutama (10), seorang siswa kelas III sekolah dasar yang meninggal dunia akibat tenggelam setelah tergelincir di Sungai Padang Guci.

Penyerahan tali asih tersebut berlangsung di rumah duka keluarga almarhum di Desa Talang Jawi I, Kecamatan Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur. Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk perhatian kepada keluarga yang tengah berduka atas kehilangan anggota keluarga tercinta.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kaur didampingi sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan, di antaranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kaur, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kaur, Camat Padang Guci Hilir, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kaur, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Padang Guci Hilir.

Bupati Sampaikan Belasungkawa
Dalam kesempatan itu, Bupati Kaur Gusril Pausi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Sutama. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhum ananda Sutama mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ujar Gusril Pausi.

Menurutnya, bantuan tali asih yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Meskipun tidak dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan keluarga, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban serta memberikan dukungan moril bagi keluarga korban.

Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan warga, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sulit yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Orang Tua Diimbau Tingkatkan Pengawasan Anak
Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati Kaur juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua yang tinggal di sekitar bantaran sungai, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika beraktivitas di dekat aliran sungai.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Kondisi sungai yang dapat berubah sewaktu-waktu, termasuk debit dan arus air, perlu menjadi perhatian bersama demi menjaga keselamatan, khususnya anak-anak.

Orang tua diharapkan memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya bermain di sekitar sungai tanpa pengawasan orang dewasa. Masyarakat juga diimbau untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Keluarga Sampaikan Terima Kasih
Suasana haru menyelimuti rumah duka saat Bupati Kaur bersama rombongan menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Kaur beserta jajaran pemerintah daerah yang telah hadir secara langsung untuk memberikan dukungan di tengah suasana duka.

Peristiwa yang menimpa Sutama menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak, terutama ketika berada di lingkungan yang berisiko seperti sungai.
Diharapkan, kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus terjalin, tidak hanya dalam memberikan bantuan kepada keluarga yang tertimpa musibah, tetapi juga melalui upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan anak.

Reporter: Abun HR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *