Sinergi TNI-Polri dan Damkar Berhasil Kendalikan Karhutla di Wilayah Perbatasan Sanggau

SANGGAU, KALIBERNEWS.ID — Respons cepat ditunjukkan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah perbatasan.

Personel Pos Sei Beruang bergerak membantu penanganan Karhutla yang terjadi di wilayah Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pada Selasa (8/9/2026).


Dalam upaya pemadaman tersebut, personel Satgas Pamtas bersinergi dengan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekayam serta tim Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. Tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi titik api agar tidak semakin meluas.

Dengan menggunakan peralatan pemadam portabel dan memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi, personel gabungan bekerja secara bersama-sama untuk mengendalikan kobaran api.

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api merambat ke kawasan permukiman warga maupun lahan perkebunan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan personel Pos Sei Beruang bersama unsur terkait dalam menangani peristiwa Karhutla tersebut.

Menurutnya, penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan perbatasan merupakan bagian penting dari tugas Satgas Pamtas, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta mencegah dampak yang lebih luas akibat kebakaran.
“Penanganan Karhutla harus dilakukan secara cepat dan bersama-sama. Selain mencegah api meluas, langkah ini juga penting untuk mengantisipasi dampak kabut asap serta menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Sinergi antara personel TNI, Polri dan tim Damkar di lapangan menjadi salah satu kunci dalam mempercepat proses pemadaman. Seluruh personel terus melakukan upaya pendinginan dan memastikan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kembali kobaran api dapat dikendalikan.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Sungai Tekam. Warga menyampaikan terima kasih kepada personel Pos Sei Beruang Satgas Yonarmed 13/Nanggala, jajaran Polsek Sekayam dan tim Damkar yang telah bersama-sama membantu menangani kebakaran.

Berkat kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Situasi di sekitar lokasi kebakaran kemudian dapat dikendalikan dengan aman dan lancar.
Kehadiran personel Satgas Pamtas dalam penanganan Karhutla tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana lingkungan, khususnya di kawasan perbatasan negara.

Reporter: Aten BM/ Armed 13/Nanggala Kostrad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *