Waspada DBD! PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande Gelar Fogging di 7 Titik Permukiman, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

BOGOR | KALIBERNEWS.ID – Ancaman penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menjadi perhatian serius, terutama di tengah kondisi cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) di sejumlah kawasan permukiman warga di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran DBD sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, hadir Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande, Bangbang Hermansyah, didampingi Herman Wijaya selaku DH IRGA. Turut hadir Kepala Desa Cimande Hilir, Sp. Yudistira, bersama para Ketua RT yang ikut mendampingi proses pelaksanaan fogging di lapangan.

Pengasapan dilakukan di tujuh titik permukiman, meliputi Kampung Tenggek RT 03, RT 04, dan RT 05 RW 02, Kampung Mojang RT 01 dan RT 02 RW 03, serta Kampung Lembur Situ RT 01 dan RT 02 RW 04, Desa Cimande Hilir.
Kehadiran tim fogging disambut antusias oleh masyarakat.

Warga berharap langkah preventif tersebut mampu menekan risiko penyebaran penyakit DBD yang kerap meningkat saat musim hujan maupun cuaca lembap.
Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande, Bangbang Hermansyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.

“Melalui program CSR ini kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pencegahan DBD merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kegiatan fogging ini dapat membantu memutus rantai penyebaran nyamuk penyebab DBD sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fogging bukan satu-satunya solusi dalam memberantas DBD. Menurutnya, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui Gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta berbagai upaya pencegahan lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cimande Hilir, Sp. Yudistira, menyampaikan apresiasi kepada PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande atas kepedulian dan sinerginya dalam membantu pemerintah desa menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Cimande atas kepeduliannya kepada warga melalui kegiatan fogging ini.

Semoga sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat ditangani bersama,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan fogging sebagai langkah pencegahan. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan genangan air, dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk merupakan kunci utama dalam menekan angka kasus DBD.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah desa, dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Diharapkan melalui sinergi yang berkelanjutan, angka penyebaran Demam Berdarah Dengue di wilayah Desa Cimande Hilir dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari sarang nyamuk demi mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.

Reporter: Rendi M Putra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *