LUWU SULSEL, KALIBERNEWS.ID_ Sikap sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten Luwu kembali menjadi sorotan setelah dinilai kurang responsif terhadap upaya konfirmasi dari awak media terkait sejumlah persoalan publik yang berkembang di masyarakat.
Salah satu isu yang kini menjadi perhatian ialah terkait legalitas proyek pembangunan RSU Anugrah Medika di Kelurahan Padang Subur, Kecamatan Ponrang, yang belakangan ramai diperbincangkan warga setempat.
Sejumlah awak media mengaku telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak DPRD Luwu, termasuk Ketua DPRD dan Ketua Komisi I DPRD Luwu, guna meminta tanggapan terkait polemik tersebut. Namun, upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat disebut tidak mendapatkan respons.
Kondisi ini memunculkan penilaian dari kalangan jurnalis bahwa pimpinan DPRD Luwu terkesan “alergi” terhadap wartawan, khususnya ketika dimintai klarifikasi terkait isu yang menjadi perhatian publik.
Menurut sejumlah wartawan, sikap serupa sebelumnya juga pernah terjadi saat awak media mencoba meminta keterangan terkait kondisi plafon Ruang Aspirasi DPRD Luwu yang mengalami kerusakan. Saat itu, konfirmasi untuk kebutuhan pemberitaan berimbang juga disebut tidak mendapat tanggapan.
Padahal, keterbukaan informasi dan komunikasi dengan media dinilai penting sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Apalagi, DPRD sebagai lembaga publik memiliki fungsi pengawasan dan representasi terhadap kepentingan rakyat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Ketua DPRD maupun Ketua Komisi I DPRD Luwu terkait upaya konfirmasi yang telah dilakukan awak media.
Masyarakat pun berharap DPRD Luwu lebih terbuka terhadap kritik dan konfirmasi media agar tidak menimbulkan berbagai asumsi di tengah publik. (Rs)











