KALIBERNEWS.ID – MOROWALI UTARA –
Kegiatan pelatihan petugas pendataan Sensus Ekonomi 2026 untuk wilayah Kabupaten Morowali Utara berlangsung sukses dan lancar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Jompi Wisata, Kolonodale, yang dinilai representatif dan strategis sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan serta pembekalan teknis bagi para peserta.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam rangka persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para petugas lapangan agar mampu melaksanakan proses pendataan secara profesional, akurat, dan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Sebanyak 28 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari petugas pendataan lapangan, instruktur daerah, dan panitia pelaksana. Adapun rincian peserta yakni 20 orang dari Kecamatan Bungku Utara, 6 orang dari Kecamatan Lembo Raya, 1 orang instruktur daerah, dan 1 orang panitia pelaksana.
Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Sahrudin selaku perwakilan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Morowali Utara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peran petugas sensus sangat penting dalam menentukan kualitas data ekonomi yang nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, data yang akurat dan terpercaya sangat dibutuhkan pemerintah dalam merancang program pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.
Oleh karena itu, setiap petugas diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi integritas selama proses pendataan berlangsung.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat ditentukan oleh kualitas kerja petugas di lapangan. Karena itu, kami berharap seluruh peserta dapat memahami materi pelatihan dengan baik agar nantinya mampu menghasilkan data yang valid dan berkualitas,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait metode pendataan, teknik wawancara, tata cara pengisian instrumen sensus, hingga simulasi lapangan.
Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai etika saat berinteraksi dengan responden guna menciptakan proses pendataan yang efektif dan efisien.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh instruktur. Diskusi dan tanya jawab juga menjadi bagian penting dalam pelatihan tersebut untuk memastikan seluruh peserta benar-benar memahami mekanisme kerja di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas pendataan dapat menjalankan tugas secara maksimal sehingga hasil Sensus Ekonomi 2026 mampu menggambarkan kondisi riil perekonomian masyarakat di Kabupaten Morowali Utara.
Hasil sensus nantinya diharapkan dapat menjadi sumber informasi penting bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat dalam menyusun strategi dan kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.
(Redaksi)











