Kekurangan Guru, Kepala MTs Baitul Muttaqin Tanasumpu Desak Bupati Morowali Utara Kembalikan Enam Guru PPPK
Morowali Utara, KALIBERNEWS.ID _Kondisi kekurangan tenaga pendidik di MTs Baitul Muttaqin Tanasumpu, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, kian memprihatinkan.
Hingga kini, pihak sekolah mengaku masih menunggu respons Pemerintah Kabupaten Morowali Utara atas permohonan yang telah diajukan sejak 3 April 2026.
Kepala MTs Baitul Muttaqin Tanasumpu, Nurdin Sa’rah, S.Pd, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada Bupati Morowali Utara terkait minimnya tenaga guru di madrasah yang dipimpinnya, namun hingga memasuki Agustus 2026, surat tersebut belum mendapat tanggapan.
Menurut Nurdin, persoalan ini bermula setelah enam tenaga honorer yang selama ini mengabdi di MTs Baitul Muttaqin dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024, namun setelah menerima Surat Keputusan (SK), keenam tenaga pendidik tersebut justru ditempatkan di sekolah dan instansi lain, bukan kembali bertugas di MTs Baitul Muttaqin.
“Kami sangat membutuhkan kehadiran guru-guru tersebut, selama ini mereka telah mengabdi di MTs Baitul Muttaqin, tetapi setelah lulus PPPK justru ditempatkan di sekolah dan kantor lain”.
Akibatnya, madrasah kami mengalami kekurangan tenaga pendidik, ujar Nurdin.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, khususnya Bupati, dapat segera mengambil langkah konkret dengan mengembalikan enam guru PPPK tersebut ke MTs Baitul Muttaqin Tanasumpu agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara optimal.
“Kami memohon kepada Bupati Morowali Utara agar keenam guru yang telah lulus PPPK dapat dikembalikan ke MTs Baitul Muttaqin Tanasumpu”.
Semua ini demi keberlangsungan pendidikan dan masa depan para siswa di madrasah kami, tegasnya.
Pihak madrasah berharap aspirasi tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, mengingat ketersediaan tenaga pendidik merupakan faktor utama dalam menjamin kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Mamosalato.
(Pewarta: Sunardin)






