Sejumlah Ketua Kelompok Tani di Desa Dongin Harapkan Dukungan Pemerintah untuk Perbaikan Jalan Usaha Tani

Sejumlah Ketua Kelompok Tani di Desa Dongin Harapkan Dukungan Pemerintah untuk Perbaikan Jalan Usaha Tani

Banggai-Toili Barat, KALIBERNEWS.ID_ Sejumlah ketua kelompok tani di Desa Dongin, Kabupaten Banggai, menyuarakan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Banggai dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar segera memberikan perhatian terhadap kondisi jalan usaha tani yang dinilai sudah sangat memprihatinkan.

Harapan tersebut disampaikan oleh sejumlah Ketua Kelompok Tani Desa Dongin Kecamatan Toili Barat, yakni:

Ketua Kelompok Tani Monsu’ani Tano, Aziz Ambo Dg. Masese.

Ketua Kelompok Tani Mombulakon Tano, Martono Pakaya.

Ketua Kelompok Tani Sintufu Maroso, Asgap Abdullah.

Ketua Kelompok Tani Nilam Jaya, Arpan.

Mereka mengungkapkan bahwa hingga kini para petani masih menghadapi kesulitan mengangkut hasil pertanian maupun menjangkau lahan perkebunan akibat kondisi jalan yang berlumpur, terutama saat musim hujan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Banggai maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat membantu melakukan pengerasan maupun pelapisan jalan usaha tani. Kondisi jalan yang berlumpur sangat menghambat aktivitas kami sebagai petani,” ujar para ketua kelompok tani.

Menurut mereka, para petani di Desa Dongin terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dengan mengembangkan berbagai komoditas pertanian dan perkebunan. Selain tanaman durian yang telah dibudidayakan, para petani juga berencana mengembangkan jagung, kelapa dalam, kakao, pala, serta berbagai komoditas produktif lainnya.

Mereka menegaskan bahwa pengembangan lahan pertanian tersebut tidak diperuntukkan bagi perkebunan kelapa sawit, melainkan difokuskan pada komoditas yang mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Para ketua kelompok tani berharap aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui program pembangunan infrastruktur pertanian, sehingga akses menuju lahan menjadi lebih mudah, biaya transportasi hasil panen dapat ditekan, dan produktivitas pertanian di Desa Dongin semakin meningkat.

(Asis/Mbilo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *